Rabu, 09 November 2011

RUMAH BANTARAN KALI AKAN DI RELOKASI KE RUSUNAWA

ilustrasi rumah bantaran kali

Rumah Bantaran Ciliwung Akan Direlokasi

VIVAnews - Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz, mengatakan pemerintah akan segera merelokasi rumah-rumah yang berada di bantaran sungai Ciliwung. "Dalam proses dan akan segera dilaksanakan, segera. Sekarang sudah jalan," kata Menpera, Djan Faridz, di kantor PBNU, Jakarta, Kamis malam, 3 November 2011.

Menpera menjelaskan, saat ini pihaknya sedang mengkaji kemungkinan untuk membangun Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di daerah Manggarai, Jakarta Selatan. "Penduduknya dipindahkan itu berdekatan, tidak berjauhan dengan tempat semula," ungkapnya.

Rusunawa itu, lanjut Menpera, akan diperuntukkan bagi sekitar 3.000 kepala keluarga yang tinggal di bantaran sungai Ciliwung dan setiap tahunnya terkena banjir.

"Banjirnya itu sekitar 6- 7 meter, terendamnya. Itu warga yang sudah harus segera dibantu," kata Djan Faridz.

Untuk merealisasikan proyek itu, lanjut Menpera, pemerintah telah menganggarkan dari gabungan beberapa instansi terkait, di antaranya Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan APBD Provinsi DKI Jakarta.

"Ada, belum dihitung. (Anggaran) gabungan dari PU, Menpera, Mendagri, dan Gubernur DKI Jakarta," ujar Djan Faridz.

Sebagai informasi, pada Februari 2010 lalu, Wakil Presiden Budiono berjanji akan menangani banjir Jakarta dengan cara normalisasi sungai, dan relokasi penduduk di bantaran sungai Ciliwung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar